DAC/AMP Mantul, tanpa Gundal Gandul! TimeEar BTE-9

Review TimeEar BTE-9

 

Widih! Bass Audio ada barang unik lagi nih. DAC/AMP portable, tapi bisa digunakan secara wireless loh. Namanya TimeEar BTE9. Penasaran kayak gimana performa dari DAC/AMP ini? Yuk kita langsung masuk ke pembahasannya!

 

PEMBUKA :

Kalian ada yang pernah dengar brand TimeEar ini belum? Buat yang belum tau, Mimin kasih tahu sekilas deh. TimeEar adalah sub-brand dari Shenzhen AirPo Networks, perusahaan teknologi asal Tiongkok yang sudah aktif sejak 2012. Awalnya, mereka dikenal sebagai pengembang perangkat jaringan dan Wi-Fi profesional, dengan kolaborasi langsung bersama Qualcomm, WeChat, Facebook, dan bahkan Tencent Games.

Setelah semua itu, TimeEar akhirnya masuk ke dalam dunia audio dengan merilis TWS dan Bluetooth headset, serta kini DAC/AMP premium seperti TimeEar BTE-9 ini. TimeEar BTE-9 adalah bluetooth DAC/AMP yang masih memiliki hubungan dengan Qualcomm. Hal itu dapat dilihat dari chip Bluetooth Main Control yang mereka gunakan,  yaitu Qualcomm QCC5125. Selain itu, chip DAC dan chip AMP yang digunakannya juga termasuk bagus loh. Ditambah juga dengan terdapatnya layar, kapasitas baterai yang besar, build quality yang solid, serta tampilan yang stylist, TimeEar BTE-9 ini dijual dengan harga 1,4jutaan. DAC/AMP Bluetooth ini jelas bisa memantapkan posisinya di kelas harganya.

 

PACKAGING :

Isi dari box DAC ini sebenarnya masih biasa saja. Lagi-lagi masih sama dengan DAC lain di harganya. Di dalamnya terdapat DAC/AMP-nya, kabel interconnect USB type C to Type C, dan juga buku manual yang masih berbahasa mandarin. Ukuran box-nya masih termasuk kecil. Di depan box-nya terdapat gambar dari DAC/AMP nya beserta namanya “TimeEar BTE-9”. Warna box-nya didominasi dengan warna putih. Overall, box-nya benar-benar sederhana.

 

DESAIN & USER EXPERIENCE :

Selain box-nya, desain dari TimeEar BTE-9 ini juga masih terbilang simpel. Di depannya terdapat layar OLED kecil yang dilapisi oleh panel kaca anti sidik jari. Layarnya berfungsi untuk menampilkan informasi penting seperti status koneksi bluetooth, jenis codec, persentase baterai, tingkat volume, dan mode gain. Sedangkan di sisi lainnya terbuat dari aluminium CNC yang kuat namun masih ringan. Di sebelah kanan terdapat tombol untuk menaikan dan menurunkan volume, tombol play/pause sekaligus tombol on/off DAC/AMP-nya. Disini juga terdapat switch untuk mengubah gain-nya antara low gain dan high gain. Di bagian bawahnya terdapat lubang konektor type C yang berfungsi untuk charging atau mode kabelnya. Di bagian atasnya terdapat lubang untuk jack 3.5mm dan 4.4mm. Overall, Mimin suka dengan desain dari TimeEar BTE-9 ini.

Kalau ngomongin soal pengalaman Mimin saat menggunakan TimeEar BTE-9 ini, Mimin suka banget. Karena biasanya kalau Mimin mau mendengarkan lagu di smartphone dengan menggunakan IEM, Mimin harus menggunakan DAC dongle yang menggantung. Sedangkan waktu menggunakan TimeEar BTE-9 ini, Mimin bisa memegang smartphone Mimin dengan normal tanpa gangguan dari dongle DAC-nya. Belum lagi, TimeEar BTE-9 ini termasuk cepat untuk di-pairing. Konektivitas bluetooth dari TimeEar BTE-9 yang bagus ini disebabkan oleh teknologi chip Main Bluetooth Qualcomm-nya.

Baterainya juga awet banget loh. Mimin catat penggunaan Mimin dengerin lagu selama 30 menit non-stop dengan mode bluetooth-nya. Baterai dari TimeEar BTE-9 nya hanya berkurang sebanyak 4%. Lalu untuk pengisian daya baterainya, Mimin sarankan gunakan kepala charger yang memiliki kapasitas output sebesar 5 Watt saja. Jika tidak ada, pengecasan bisa menggunakan laptop atau PC saja, yang dimana daya yang dihasilkan dari keduanya masih termasuk kecil.

 

SPECIFICATIONS :

Untuk spesifikasi yang digunakan oleh DAC/AMP TimeEar BTE-9 ada di bawah ini ya:

  • Dimensions: 70*39*15mm
  • Weight: 60g
  • Body Material: CNC Aluminum Allow + Glass Panel
  • DAC Chip: CS43198
  • AMP Chips: ESS9603 x 2
  • Output Interfaces: 3.5mm/4.4mm
  • SNR: 3.5mm: 117db / 4.4mm: 116.8db
  • Bluetooth Chip: Qualcomm QCC5125
  • Bluetooth Version : Bluetooth 5.1
  • Bluetooth Codecs : LDAC/APTX-LL/APTX-HD/APTX/ACC/SBC
  • Operating Modes: Bluetooth Mode & USB-Audio Mode (supports USB-Voice)
  • Gain Control : 63-Step Volume Control with High-Gain Mode
  • Display: OLED Status Screen
  • Battery Capacity: 1000mAh
  • Battery Life: Up to 20 hours (SBC), 18,5 hours (LDAC), 800h standby
  • Charging: Type-C (5V/500mA)
  • 4.4mm Maximum Output Power: 240mW@32ohm
  • 3.5mm Maximum Output Power: 100mW@32ohm

 

SUARA :

Di review ini, Mimin biasa menggunakan DAC/AMP ini dengan menggunakan mode bluetooth dan setingan low gain. Suaranya terasa netral dengan sedikit sekali mengarah ke bright. Jadinya DAC/AMP bluetooth ini memberikan sensasi suara yang terasa natural dan transparan. Beneran seperti air bening. Dan, akhirnya Mimin bisa ngerasa merinding lagi waktu nyobain DAC/AMP, saking bagusnya waktu memakai TimeEar BTE-9 ini, wkwk.

Bassnya overall bagus. Mid bass dan sub bass-nya masih termasuk balance, tapi masih sedikit lebih dominan di sub bass-nya. Bassnya terasa gesit. Sensasi dalam dan gemuruh/rumble dari sub bass-nya masih termasuk bagus. Impact dari pukulan mid bass-nya juga masih hadir, tapi bukan yang paling besar dan satisfying. Kontrol dari bass nya juga rapi banget. Mimin sama sekali ga ngerasain adanya bleeding ke mid-nya.

Mid-nya juga kerasa clean. Posisinya pas di tengah. Ga kerasa mundur atau maju. Suara vokal perempuan sedikit lebih maju daripada suara vokal laki-laki. Bobotnya masih OK, hanya saja sedikit terasa tipis. Suara alat musik seperti gitar, piano, keyboard juga masih terdengar jelas banget di sini. Ga ada suara alat musik yang ketutupan atau terlalu mundur.

Treble-nya natural, masih smooth, tapi bisa eksten banget. Kerasa banget ujung nada di upper treble-nya. Suara simbal kerasa natural. Sama sekali ga ada yang menahan. Untungnya treble yang dihasilkannya masih jauh dari sibilance atau treble yang pedas. Sensasi airy-nya juga mantap banget dan ga bikin berubah timbrenya. Suara distorsi dari gitar listriknya juga masih terasa gigitannya.

 

TEKNIS :

Teknisnya juga mantap banget buat di harganya. Mimin paling suka dengan soundstage-nya. Kerasa banget lebar kanan-kirinya. Imaging-nya termasuk presisi. Mimin masih bisa nge-pin point dari mana arah suaranya datang. Separasinya juga masih terasa misah-misahnya. Belum lagi detailnya yang bagus, clarity-nya masih dapat bening, dengan timbrenya yang natural. Membuat teknis dari DAC/AMP ini menjadi salah satu yang terbagus di harganya.

 

PENUTUP :

TimeEar BTE-9 merupakan DAC/AMP bluetooth yang bisa memberikan kualitas suara yang matang dan teknis yang solid. Karakter suaranya natural, transparan, dan punya soundstage luas dengan detail yang bersih. Ditambah desain premium, daya tahan baterai panjang, serta konektivitas yang stabil, membuat TimeEar BTE-9 menjadi pilihan menarik buat kalian yang ingin praktis tanpa ribet dengan kabel-kabelan. Bikin dengerin musik jadi makin nyaman dan bebas.

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!