Dunu Kima 2 Raven Teal: IEM Berwaifu dengan Vokalnya yang Nagih!

Review Dunu Kima 2 Raven Teal

Baru-baru ini Mimin sudah nge-review IEM yang cocok untuk lagu vokalan. Sekarang muncul lagi IEM vokalan lainnya, wkwk. Bedanya yang ini harganya lebih terjangkau dan datang dari merek Dunu. Iya Dunu, merek IEM yang lagi terkenal di grup Facebook audio portable karena Dunu 242 nya. Kali ini Mimin mau ngebahas soal Dunu Kima 2 Raven Teal. IEM yang cocok untuk kalian yang suka banget sama lagu vokalan dan yang penting ada waifu-nya, Ada Waifu-nya, ADA WAIFU-nya. Kita langsung masuk ke pembahasannya yuk!

 

PEMBUKA :

Dunu Kima 2 Raven Teal merupakan IEM keluaran terbaru dari Dunu dan juga tampilan terbaru dari seri Kima 2. IEM ini datang dengan tampilan yang lebih simpel dan elegan. Tidak hanya itu, IEM ini juga memiliki teknologi sistem magnetic circuit berperforma tinggi yang juga digunakan pada DUNU Falcon Ultra (IEM Dunu yang harganya 4 jutaan). Dengan sistem tersebut, IEM ini diklaim bisa memberikan:

  • peningkatan efisiensi driver,
  • memberikan output energi yang lebih besar,
  • Membantu menghasilkan bass yang lebih dalam dan elastis, dan
  • Meningkatkan performa full-range dari dynamic driver,

Sistem magnetic circuit ini dibuat menggunakan proses CNC machining yang berpresisi tinggi untuk menjaga stabilitas dan performa akustik.

Jenis driver yang digunakan oleh IEM ini adalah single dynamic driver dengan diaphragm DLC (Diamond-Like Carbon) composite dome generasi terbaru. Harga dari IEM ini di marketplace Indonesia adalah 1,8 jutaan.

 

PACKAGING :

Box dari IEM ini tampil simpel dan elegan. Di depannya hanya terdapat nama dari seri IEM-nya dan gambar sketsa dari maskot/karakter perempuannya Dunu Kima 2. Banyak orang juga menyebut karakter seperti ini sebagai waifu. Ukuran dari box-nya masih termasuk sedang yang didominasi dengan warna putih dan ungu gelap. 

Gambar Paket Kelengkapan Dunu Kima 2 Raven Teal

Isi kelengkapannya juga sangat banyak, diantaranya terdapat sepasang IEM, kabel modular, jack 3.5mm dan 4.4mm, carrying case, storage pouch, cable clip, cleaning tool, 4 pasang eartips Dunu S&S, 3 pasang eartips Dunu Candy, 3 pasang vocal enhancement eartips (stem biru), 3 pasang atmosphere enhancement eartips (warna merah), dan juga stand acrylic display bergambarkan waifu-nya. Dermawan banget ya Dunu kalau ngasih kelengkapan IEM, wkwk.

 

DESAIN :

Tampilan housing IEM terbaik di harga under 2 jutaan menurut Mimin adalah Dunu Kima 2 ini.  Mimin suka dengan desain dari IEM ini karena bentuknya yang unik, ukurannya yang cukup kecil, dan juga warna abu-abu nya yang cakep banget. Permukaan housingnya ber-finishing matte yang bertekstur. Namun saat dipegang langsung, bagian yang berteksturnya itu hanya terdapat di bagian faceplate-nya saja. Sedangkan bagian shell yang biasanya menyentuh telinga itu permukaannya terasa lebih halus.

Gambar Desain Dunu Kima 2 Raven Teal

Housing IEM ini terbuat dari full-metal berbahan S316L stainless steel yang dirancang untuk memberikan konstruksi yang kokoh serta stabilitas akustik yang baik. Sambungan antara bagian faceplate dan juga shell bagian dalamnya juga rapi banget dan presisi banget.

Kabelnya modular dari IEM ini juga termasuk yang spesial, karena menggunakan Q-Lock Mini Plug System yang lebih memudahkan penggunanya saat mengganti konektornya. Bahan dari kabel bawaannya juga ternyata Hybrid yang berkualitas juga loh. Kombinasinya adalah monocrystalline copper dan silver-plated monocrystalline copper. Pokoknya penampilan keseluruhan dari IEM ini terasa yang elegan dan solid banget deh IEM-nya

 

FITTING :

Mimin sangat cocok dengan fitting dari IEM ini. Ukurannya agak kecil, bentuknya juga agak membulat. Bagian shell yang biasanya mengenai bagian concha/konka telinganya juga memiliki bentuk yang agak datar. Jadinya tidak ada finch atau sayap yang terkadang mengganggu fitting dari beberapa orang. Walaupun housing-nya terbuat dari metal, tapi bobotnya bukan yang berat banget kok. Ukuran nozzle-nya juga termasuk yang normal. Jadinya Mimin bisa mengganti banyak eartips ke IEM ini.

 

DRIVABILITY :

IEM ini masih termasuk sangat mudah untuk di-drive. Mimin biasa memakai IEM ini dengan kabel bawaan dan jack 4.4mm yang dipasangkan ke DAC/AMP TimeEar BTE-9 di mode bluetooth-nya. Di low gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 3-5 dari 63 sudah terasa cukup kok.

 

SUARA :

Arah suara dari IEM ini bisa disebut netral warm ataupun mid centric. Suaranya enak banget untuk dipakai mendengarkan lagu vokalan karena mid nya agak maju, namun dengan presentasi yang agak rileks. Hal itu diiringi juga dengan pukulan mid bass yang menghentak dan juga treble yang smooth. Tonal yang seperti ini biasanya akan membuat banyak orang susah move-on ke IEM lain, percaya deh, wkwk.

Gambar Grafik Suara Dunu Kima 2 Raven Teal

BASS :

IEM ini bisa menghasilkan bass yang mantap dan solid banget. Padahal secara kuantitas keseluruhan bass-nya bukan yang besar banget. Fokusnya lebih ke mid bass daripada sub bass-nya. Jadi suara hentakan dan pukulan dari mid bass-nya sering kali lebih terasa daripada suara gemuruh atau rumble dari sub bass-nya. Walaupun begitu, IEM ini masih bisa loh memberikan sensasi bass yang dalam. Contohnya waktu mendengarkan lagunya Creepy Nuts yang berjudul “doppelgänger”, suara pukulan bass nya punya hentakan yang mantap sekaligus dalam.

Hal tersebut juga menunjukan kalau kualitas bass dari IEM ini sangat bagus. Pukulan dari mid bass-nya itu memiliki impact yang mantap dan berisi. Bukan yang hanya sekedar memukul dan lemas tanpa impact. Selain itu, IEM ini juga masih bisa memberikan sensasi bass yang dalam dan sedikit bertekstur. Hal itu menunjukan kalau IEM ini masih memiliki ekstensi ke sub bass yang cukup, bukan yang roll off atau hilang.

 

MID :

Suara frekuensi mid dari IEM ini merupakan bagian suara yang paling diunggulkan. Vokal laki-laki maupun perempuan dari IEM ini terdengar berisi. Keduanya juga terasa memiliki positioning yang setara. Jadinya suara vokal laki-laki dan perempuannya tidak saling mendominasi. Secara keseluruhan, suara dari mid-nya ini terasa lebih maju daripada suara dari bass dan treble-nya. Itulah mengapa di atas Mimin menyebutkan kalau IEM ini masih termasuk yang suaranya mid-centric.

Walaupun vokalnya terdengar maju, tapi suara vokalnya itu terasa santai. Bukan yang sangat berenergi sampai membuat vokalnya menjadi tipis ataupun shouty (terlalu maju). Saat Mimin coba mendengarkan lagunya Hoyomix yang berjudul “DAMIDAMI”, suara vokalnya itu terasa “manis” atau sweet. Presentasi suara vokal seperti ini yang biasanya membuat banyak orang menjadi susah untuk beralih ke IEM lain, wkwk.

Sedangkan untuk suara alat musik instrumen seperti gitar, piano, dan violin di IEM ini terdengar sedikit mundur bila dibandingkan dengan suara vokalnya. Untungnya suara alat musiknya di sini masih terdengar natural dan smooth.

 

TREBLE :

IEM ini memiliki suara treble yang smooth. Mimin sama sekali tidak merasakan adanya sibilance ataupun suara treble yang tajam dari IEM ini. Jadinya tidak akan membuat telinga penggunanya capek saat menggunakan IEM ini berlama-lama. Suara dari lower treble sampai upper treble-nya terasa setara di sini. Ekstensi ke upper treble-nya juga sebernarnya masih cukup terdengar. Secara kuantitas, treble dari IEM ini juga termasuk yang cukupan saja. Bukan yang paling maju banget sampai terdengar bright. Untungnya bukan yang sampai kekurangan treble sampai terdengar dark

Presentasi treble seperti ini akan terasa kurang garang untuk kalian yang treblehead. Jadinya treble dari IEM ini hanya sebagai pelengkap suara saja. Dia hadir dan terdengar, tapi bukan yang paling muncul atau stand out banget. Karena memang IEM ini sangat mengutamakan vokalnya.

 

TEKNIS :

Untuk sebuah IEM single DD yang memiliki suara netral warm atau mid centric, ternyata teknikalitasnya sangat bagus loh untuk di kelas harganya. IEM ini memiliki level resolusi, separasi, imaging, clarity, dan juga dinamika yang sangat mantap. Untuk IEM single DD, level teknis yang Mimin sebutkan di atas itu beneran bisa bersaing dengan beberapa IEM multi driver di harga yang sama. Soundstage-nya juga masih termasuk yang cukup luas dengan bentuknya yang cukup membulat.

 

PENUTUP :

Secara keseluruhan, Dunu Kima 2 Raven Teal merupakan IEM single dynamic driver yang menawarkan paket yang sangat solid di harga sekitar 1,8 jutaan. Mulai dari build quality yang terasa premium dengan housing stainless steel, kabel modular Q-Lock Mini yang praktis, hingga paket aksesoris yang sangat melimpah, semuanya terasa seperti produk yang berada di kelas harga yang lebih tinggi. Dari sisi suara, Kima 2 Raven Teal hadir dengan karakter netral warm atau mid-centric yang membuat vokal terdengar maju, manis, dan natural. Bass-nya solid dengan fokus pada mid bass yang menghentak, sementara treble-nya smooth sehingga nyaman dipakai untuk sesi mendengarkan yang panjang.

Karakter suara yang santai ini membuat Kima 2 Raven Teal menjadi salah satu IEM yang sangat menyenangkan untuk dipakai sebagai daily driver, terutama bagi penikmat lagu vokalan. Walaupun bukan tipe IEM yang mengejar bass besar atau treble yang sangat agresif, kombinasi tonal yang matang, teknikalitas yang baik untuk kelasnya, serta kenyamanannya membuat IEM ini terasa sangat mudah disukai oleh banyak orang.

Gambar Akrilik Dunu Kima 2 Raven Teal

 

IEM ini cocok untuk:

  • Pecinta lagu vokalan (Vokal perempuan maupun vokal laki-laki)
  • Pendengar yang suka tuning netral warm / mid-centric
  • Orang yang mencari IEM santai untuk long listening session
  • Pengguna yang ingin IEM single DD dengan teknikal bagus di harga under 2 juta
  • Pengguna yang menghargai build premium dan aksesoris lengkap
  • Kolektor yang suka bonus waifu

 

Kelebihan

  • Build quality full metal yang solid dan premium
  • Paket aksesoris sangat lengkap (tips, case, modular cable, stand, dll)
  • Kabel modular Q-Lock Mini yang praktis
  • Tuning netral warm yang nyaman didengar lama
  • Vokal manis dan natural (mid jadi highlight utama)
  • Bass mid-bass punchy dengan kualitas bagus
  • Treble smooth dan tidak mudah membuat fatigue
  • Teknikalitas kuat untuk single DD di kelas harga ini

 

Kekurangan

  • Tidak cocok untuk basshead
  • Treble terasa kurang agresif untuk treblehead
  • Karakter suara yang santai mungkin terasa kurang exciting bagi sebagian orang

 

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!