Si Merah Bening yang Airy dan Natural! Dunu DN242

Review Dunu DN242 : 2DD + 4BA + 2 Micro Planar Drivers

Ada pernah mendengar nama Nezha? Ya, Nezha merupakan tokoh legendaris dalam mitologi Tiongkok yang dikenal sebagai dewa pelindung, pejuang muda, dan simbol pemberontakan melawan takdir. Belakangan ini Nezha cukup sering muncul di film, game, sampai menjadi karakter di box dari IEM baru dari Dunu ini. Nama IEM ini adalah Dunu DN242. Buat yang penasaran dengan IEM nya, kita langsung masuk ke pembahasannya aja yuk!

 

PEMBUKA :

Dunu merupakan salah satu merek yang sudah banyak merilis IEM hype. Mulai dari Dunu Titan S, Dunu Davinci, Dunu DK3001 Brain Dance, Dunu x Koto Ito, dan masih banyak lagi. Sekarang mereka merilis lagi IEM berkonfigurasi tribrid mereka yang bernama Dunu DN242.

Sesuai dengan namanya, Dunu DN242 menggunakan 8 driver yang terdiri dari 2 Dynamic Drivers (10 mm sub-bass + 8 mm mid-bass), 4 Balanced Armatures (midrange + treble), serta 2 Ultra-High Micro Planar Drivers. Jumlah driver sebanyak ini dipadukan dengan 5-way physical + electronic crossover yang dibuat untuk memastikan setiap driver bekerja dengan presisi maksimal.  Dunu DN242 ini dijual dengan harga 5,7 jutaan.

 

PACKAGING :

Packaging dari Dunu DN242 ini termasuk compact dan kecil untuk isi kelengkapannya yang sangat banyak. Box-nya didominasi dengan warna merah bata, seperti api yang berkobar dari kekuatan Nezha-nya itu sendiri. Di depan box-nya terdapat karakter Nezha beserta dengan nama dari IEM nya. Di dalamnya terdapat kelengkapan yang sangat banyak untuk box sebesar ini. Diantaranya terdapat sepasang IEM-nya, kabel, 4 pasang eartips Dunu S&S, 3 pasang eartips Dunu Candy, 3 pasang eartips narrow bore abu-abu, hardcase, cleaning tool, jack modular 3,5mm dan 4,4mm, serta jack converter 3,5mm to 6,5mm.

 

DESAIN :

Sama seperti box-nya, faceplate dari Dunu DN242 ini berwarna merah terang dengan sedikit warna putih gading untuk memberikan motif di faceplate-nya. Sedangkan shell-nya berwarna hitam. Bentuk dari housing-nya mengingatkan Mimin dengan bentuk dari housing-nya Dunu Davinci. Ukuran housing-nya termasuk sedang yang agak tebal. Tidak terlalu besar dan tidak bisa juga disebut kecil. Bahan dari keseluruhan housing-nya terbuat dari resin. Finishing-nya dari IEM-nya juga termasuk rapi, khas IEM Dunu. Tidak ada bagian yang kasar dari keseluruhan housing-nya. Pokoknya housing dari Dunu DN242 ini sudah mantap deh.

Selain itu, kabel yang disertakan dengan Dunu DN242 ini juga termasuk bagus. Kabelnya sama seperti kabel dari Dunu Vulkan 2. Warna kabelnya abu-abu kecoklatan yang terbuat dari High-Purity Silver-Plated OCC Copper, 4 strands. Bagian bawahnya di-braided, sedangkan bagian atasnya di-twisted. Kabelnya cukup tebal, yang membuat kabelnya menjadi sedikit kaku. Untungnya kabel ini tidak mudah kusut dan masih lumayan gampang untuk diatur. Selain itu, kabel ini juga cukup minim dari masalah microphonic saat bergesekan dengan baju. Oh ya, kabel dari Dunu DN242 ini sudah modular loh. Jadinya kita bisa mengganti jacknya antara 3,5mm atau 4,4mm.

 

FITTING :

Ukuran housing dari Dunu DN242 menurut Mimin masih termasuk normal. Bentuk shell-nya agak datar. Tidak ada finch/sayap di bagian shell-nya. Jadinya bentuk dari Dunu DN242 ini bukan yang paling ergonomis. Untungnya bentuk shell yang main aman ini juga membuat Mimin menjadi nyaman menggunakan IEM-nya dalam waktu yang cukup lama. Tidak ada sudut IEM yang mengganggu untuk telinga Mimin. Ukuran nozzle dari IEM ini juga termasuk normal. Bukan yang paling panjang ataupun lebar. Tapi sayangnya Mimin masih agak kesusahan untuk me-rolling eartips bawaannya. Karena eartips bawaan dari Dunu DN242 ini adalah Dunu S&S dan Dunu Candy yang memiliki stem sempit dan tidak begitu elastis. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kedua jenis eartips ini akan melebar dengan sendirinya. Membuatnya menjadi lebih mudah untuk dilepas-pasang.

 

DRIVABILITY :

Dunu DN242 ini merupakan IEM yang mudah untuk di-drive. Mimin biasa menggunakan IEM ini menggunakan kabel bawaan dengan jack 4.4mm yang dipasangkan ke DAC/AMP TimeEar BTE-9 dengan mode bluetooth-nya. Di low gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 8-10 dari 63 sudah terasa cukup.

 

SUARA :

Di penjelasan ini Mimin menggunakan eartips Dunu S&S. Impresi suara Dunu DN242 ini waktu pertama kali Mimin mencobanya adalah airy dengan vokal yang maju. Bass-nya bukan yang besar banget, tapi masih cukup hadir. Vokalnya bersih, maju, dan lepas. Treble-nya detail dan airy banget. Suara dari Dunu DN242 jadinya termasuk yang agak netral. Rasanya kayak minum air bening aja gitu, wkwk.

 

BASS :

Kuantitas bass nya bukan yang paling besar. Mungkin akan terasa kecil dan kurang untuk teman-teman yang suka dengan IEM yang warm-ish. Untungnya Dunu DN242 ini masih memiliki kualitas bass yang lumayan mantap. Bass-nya memiliki tesktur sub bass yang bagus, dengan impact yang cukupan aja. Jadinya bass dari IEM ini bukan yang kerasa hilang atau kering banget. Bass nya lebih terasa sedikit lebih fokus di sub bass daripada mid bass.

Namun, untuk IEM yang kuantitas bass nya tidak banyak, biasanya memiliki transient speed yang cepat dan gesit. Hal itu terasa di Dunu DN242 ini. Contohnya di lagu “Ready to Rock” oleh BAND-MAID, biasanya suara dari kick drum nya agak menumpuk di kebanyakan IEM yang Mimin coba, tapi di Dunu DN242 ini terasa cepat banget recovery bass nya. Jadinya IEM ini asik banget buat kalian yang suka dengan lagu-lagu cepat. Impact dari pukulan mid bass nya juga masih berasa bagus hentakannya. Sama sekali ga lemas atau loyo. Mungkin karena jenis DD yang digunakan untuk menghasilkan suara di frekuensi bass nya termasuk yang berkualitas. Selain itu, kontrol bass dari Dunu DN242 ini juga termasuk yang rapi banget. Mimin sama sekali ga ngerasain adanya bass yang bleeding ke mid nya.

 

MID :

Mid dari Dunu DN242 ini merupakan keunggulan utamanya. IEM ini memiliki mid yang terasa bersih, maju, dan lepas. Suara vokal laki-laki maupun perempuan terasa maju dan lepas. Suara perempuan terasa bening dan terasa sekali emosinya. Vokal laki-laki nya juga tidak terasa terlalu mundur dan terlalu tipis, karena bobot vokalnya masih terasa. Overall, vokalnya dari IEM ini termasuk normal dan natural. Bagusnya lagi, vokal dari Dunu DN242 ini bebas banget dari vokal yang terlalu maju (shouty) dan juga sengau atau nasally.

 

TREBLE :

Treble dari Dunu DN242 ini juga merupakan hal yang membuat IEM ini menjadi spesial. Dunu DN242 ini memiliki treble yang maju, energik, dan lively. Kuantitasnya sedikit lebih banyak daripada preferensi beberapa orang yang suka treble yang santai. Fokusnya lebih ke upper treble daripada mid treble-nya. Jadinya, IEM ini memiliki ekstensi treble yang bagus dan bisa memberikan sensasi airy yang terasa jelas dan lepas banget. Walaupun kuantitas upper treble-nya lumayan banyak, tapi suaranya sama sekali ga nyakitin ataupun bikin pedes loh. Itu karena driver yang digunakan untuk menghasilkan suara dari upper treble nya merupakan micro planar driver. Mid treble-nya juga masih termasuk aman dari sibilance. Suara crash simbal terdengar lepas dan splashy tanpa menusuk telinga. Beneran ga ada suara treble yang tertahan disini.

 

TEKNIS :

Teknis dari Dunu DN242 ini menurut Mimin sudah bagus untuk di kelas harganya. Terutama dari micro detail-nya terdengar jelas sekali. Imaging-nya juga jelas banget. Mimin masih dengan mudah mem-pin point dari mana arah suaranya datang. Separasi dan layeringnya juga terasa banget misah-misahnya. IEM ini juga bisa menghasilkan clarity yang bening banget. Level resolusinya juga solid banget di harganya. Dan pastinya transient speed yang gesit sekali. Sedangkan soundstage-nya menurut Mimin bukan yang paling lebar. Lebih terasa intimate dengan bentuknya yang terasa lumayan membulat.

 

PENUTUP :

Dunu DN242 merupakan IEM tribrid yang terasa matang dari segala sisi. Build premium, kelengkapan super lengkap, serta kenyamanan pakai yang solid membuat pengalaman awalnya sudah sangat positif. Begitu masuk ke karakter suaranya, DN242 memperlihatkan kualitas yang fokus pada kejernihan, midrange yang hidup, dan treble airy yang khas micro planar, sambil mempertahankan bass yang rapi dan cepat.

Bass-nya memang bukan yang besar atau dalam, tetapi tetap punya pukulan mid-bass yang solid dan kontrol yang sangat bersih tanpa bleed. Midrange menjadi highlight utama: vokal jernih, maju, natural, dan sepenuhnya bebas dari shout atau nasality. Treble-nya berenergi dengan upper treble yang melimpah, terasa lepas dan tidak menusuk meski kuantitasnya tergolong lively. Dari sisi teknikal, DN242 menawarkan micro-detail yang mantap, imaging jelas, separasi rapi, serta transient yang cepat, dengan soundstage yang lebih ke intimate namun tetap terasa membulat.

Pada akhirnya, Dunu DN242 adalah IEM yang cocok untuk pendengar yang mencari kejernihan, vokal yang emosional dan natural, serta treble airy yang menghidupkan karakter musik, tanpa perlu bass besar. Dunu DN242 terasa seperti IEM yang sangat rapi dan “bening”.

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!