Review Pula Unicrom
Guys, bagaimana Pula ini? Sekarang ada merek IEM yang namanya “Pula” loh. Mimin mau ngebahas IEM Pula masih hangat dari mereka nih, namanya Pula Unicrom. Gas langsung ke pembahasannya yuk!
PEMBUKA :
Pula sebenarnya terkenal karena IEM mereka yang sebelumnya, yaitu Pula PA02. Karena tuningannya yang rapi dan asik. Sedangkan sekarang Pula muncul lagi dengan IEM barunya bernama Pula Unicrom.
Konfigurasi driver yang digunakan di dalam Pula Unicrom ini adalah 1 Dynamic Driver (DD). IEM dengan konfigurasi driver seperti ini sebenarnya sudah pernah Pula buat lewat IEM Pula PA01, namun di Pula Unicrom ini mereka menggunakan jenis DD yang berbeda, yaitu Beryllium-Plated Dynamic Driver, dari yang sebelumnya LCP Dynamic Driver. Buat yang belum tahu, jenis DD Beryllium Plated biasanya memiliki transient speed yang lebih gesit bila dibandingkan dengan jenis DD yang lainnya. Untuk harganya sendiri sekitar 1,3 jutaan.
PACKAGING :

Gambar Packaging Pula Unicrom
Packaging dan kelengkapan dari Pula Unicrom ini sama sekali tidak mengalami pengurangan dari Pula PA02 yang merupakan IEM yang kelasnya 1 tingkat lebih tinggi daripada Pula Unicrom. Dari ukuran box-nya sebenarnya masih normal. Di depannya terdapat tulisan dari seri IEM-nya. Dengan background berwarna hijau dan terdapat sedikit pemandangan dari pegunungan dan juga langit. Jadinya seperti sedang berkemah di alam terbuka pada malam hari.
Di dalam box-nya terdapat sepasang IEM, kabel, hardcase, 3 pasang eartips narrow bore, 4 pasang eartips wide bore, dan juga jack interchangeable 3,5mm dan 4,4mm. Kalau kalian sudah pernah mengoleksi eartips, pasti sudah tidak asing dengan 2 jenis eartips yang dibawa oleh Pula Unicrom ini.
Housing dari IEM-nya bagus banget. Ukurannya sedang menuju kecil. Housing-nya sebagian besar terbuat dari resin. Tapi di bagian faceplate-nya terdapat maple wood, yang memberikan pola yang unik dan berbeda untuk setiap unitnya. IEM ini juga memiliki 4 varian warna. Ada yang warnanya hitam, biru, hijau, dan kuning. Hal yang jarang dimiliki oleh IEM di kelas harganya. Kalau yang Mimin bahas sekarang warna faceplate-nya hitam. Pola dari faceplate IEM sebelah kiri lebih terlihat garis garis kayunya. Sedangkan pola dari faceplate sebelah kanannya tidak begitu kelihatan. Jadinya, pola dari masing-masing IEM benar-benar berbeda untuk setiap unitnya. Kalau soal build quality, menurut Mimin sudah bagus banget. Finishing dari housing-nya juga rapi. Permukaannya terasa halus. Ga ada bagian yang kasar atau bekas potongannya gitu.

Gambar Housing Pula Unicrom
Kabel dari Pula Unicrom ini menurut Mimin malah mendapatkan peningkatan daripada Pula PA02. Kali ini Pula Unicrom memiliki kabel bawaan yang sudah modular. Jadinya kabel dari IEM ini bisa digunta-ganti jack-nya, antara 3,5mm atau 4,4mm. Kabelnya berwarna cokelat gelap. Bahan dari kabelnya juga masih terasa bagus. Kabelnya tidak termasuk yang tebal maupun tipis. Kalau menurut Mimin ketebalan dari kabelnya pas aja. Bahannya juga terasa lentur dan fleksibel. Ga kerasa kaku sama sekali. Belum lagi bobot dari kabelnya sendiri termasuk ringan loh. Itu juga yang membuat kabel ini jadi ga microphonic waktu bergesekan dengan baju. Kabel ini terbuat dari silver-plated copper, 4 strands. Bagian bawahnya di-braided, bagian atasnya di-twisted. Kabel ini juga menggunakan konektor 2 pin. Pokoknya Mimin suka sekali dengan kabel bawaan Pula Unicrom ini.
FITTING :

Gambar Shell Pula Unicrom
Fitting dari Pula Unicrom ini termasuk nyaman di telinga Mimin. Salah satu penyebabnya karena bobotnya yang ringan. Untuk setiap housing-nya memiliki bobot 6,6g saja. Ukurannya juga sedang menuju kecil. Bentuk dari shell Pula Unicrom ini sebenarnya termasuk agak semi-pseudo gitu. Jadinya ada lekukan yang menyerupai bagian dinding dari luar telinga. Untungnya, bentuknya ini termasuk aman dan sama sekali tidak agresif. Finch/sayapnya sama sekali tidak mengganggu bagian concha/konka telinga Mimin. Nozzle dari IEM ini juga termasuk normal. Panjangnya pas, ukuran lubangnya juga sama sekali bukan yang lebar banget. Jadinya Mimin bisa dengan mudah mengganti berbagai macam eartips ke IEM ini. Oh ya, untuk pengetesan kali ini, Mimin biasa pakai eartips yang wide bore ya.
DRIVABILITY :
Pula Unicrom merupakan IEM yang mudah untuk di-drive. Mimin biasa pakai IEM ini dengan kabel bawaannya dan jack 4.4mm nya yang dipasangkan ke Hiby FC5. Dengan pengaturan medium gain, Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), merasa cukup dengan volume 3-4 dari 30.
SUARA :

Gambar Grafik Suara Pula Unicrom
Impresi pertama kali Mimin waktu nyobain Pula Unicrom itu lumayan bagus. Yang bikin Mimin ngerasa kalau IEM ini bagus itu bukan dari tonalnya, tapi lebih ke kualitas drivernya. Soalnya gimana caranya sebuah IEM single DD yang punya tonal yang balance agak warm-ish bisa memberikan clarity yang kerasa beningnya, imaging yang lumayan presisi, dan tekstur bass yang mantap.
BASS :
Bass dari Pula Unicrom ini punya kuantitas yang agak besar, tapi masih jauh dari kriteria para basshead. Fokusnya lebih ke mid bass daripada subbass. Suara pukulan dari mid bass-nya terasa lebih dominan daripada gemuruh/rumble dari subbass-nya, tapi itupun ga membuat bassnya menjadi tidak balance. Overall, mid bass dan subbass-nya masih setara. Mid bass-nya tidak sampai menutupi sub bass-nya sama sekali.
Kualitas bass-nya juga bagus banget buat IEM di kelas harganya. Karena jenis DD yang digunakan di Pula Unicrom ini adalah Beryllium Plated, membuat IEM ini memiliki impact yang solid. Selain itu, tekstur dari bassnya juga mantap banget. Masih jarang ada IEM di kelas harga segini yang punya tekstur bass sejelas ini. Belum lagi transient speed-nya yang ga bisa disebut lambat untuk IEM yang memiliki bass yang agak besar. Mungkin hanya sedikit nitpicking dari Mimin, kalau bassnya ini masih ada sedikit bleeding ke mid-nya, tapi itu pun ga sampai membuat mid-nya jadi terasa bloated kok. Secara keseluruhan, kualitas driver dari Pula Unicrom ini memang patut diacungi jempol.
MID :
Mid dari Pula Unicrom juga termasuk bagus loh guys. Vokal laki-laki dan perempuan terasa balance atau setara. Tidak ada suara vokal yang saling mendominasi disini. Biasanya IEM belakangan ini memiliki tuning yang lebih memajukan vokal perempuan daripada laki-laki. Hal itu karena upper mid-nya terlalu banyak, lower mid-nya juga terlalu tipis. Namun di Pula Unicrom ini upper mid-nya di-tuning dengan kuantitas yang pas, dengan lower mid yang lebih tebal daripada tuningan kebanyak IEM belakangan ini. Nah, lower mid-nya bisa terasa tebal karena adanya bleeding dari bass nya itu. Kuantitasnya juga pas. Vokal Laki-laki jadi terasa punya bobot dan tidak setipis kebanyakan IEM. Suara vokal perempuan juga masih terasa lepas, smooth dan aman juga dari shouty. Dari semua itu, istilah yang cocok untuk menggambarkan vokal yang dihasilkan Pula Unicrom ini adalah vokal yang ngayun. Selain itu, suara alat musik seperti keyboard dan gitar akustik juga masih terdengar cukup jelas dan masih natural disini. Posisinya terasa lebih mundur daripada suara vokal dari sang penyanyinya.
TREBLE :
Treble-nya Pula Unicrom ini termasuk smooth. Dari mid treble sampai upper treble-nya terasa balance juga. Kedua frekuensi tersebut sama sekali tidak ada yang terasa saling mendominan. Suara crash dari simbal terasa natural. Tidak ada yang nahan dan aman sekali dari sibilance atau treble yang terasa menyerang. Ekstensi treble-nya juga terasa. Bukan yang di-smooting banget sampai ke level dark. Suara dari distorsi gitar juga masih muncul disini, walaupun bukan yang paling menggigit. Jadi, walaupun tonal dari IEM ini termasuk balance warm, tapi frekuensi treble-nya masih tetap dijaga agar terasa natural, minim sibilance, namun masih terasa sensasi airy-nya.
TEKNIS :
Teknis dari Pula Unicrom juga bagus banget untuk IEM di kelas harganya. Segi teknis yang paling Mimin suka dari IEM ini adalah imaging-nya. Terasa banget pinpoint suaranya. Soundstage dari IEM-nya juga terasa luas. Bentuknya terasa seperti bola ukuran sedang. Width kanan-kirinya lebar, depth depan-belakangnya terasa banget, height atas-bawahnya juga hadir banget. Belum lagi ngomongin soal separasi, layering, timbre, resolusi, dinamik, dan clarity, dan transient speed-nya juga sama sekali ga bisa dibilang jelek. Gokil banget buat IEM single DD di kelas harganya.
PENUTUP :
Secara keseluruhan, Pula Unicrom berhasil nunjukin kalau single DD dengan harga 1,3 jutaan masih bisa tampil gokil banget. Dengan build quality yang rapi dan estetik, kabel bawaan yang modular dan nyaman dipakai, plus fitting yang enteng di telinga, Pula Unicrom bener-bener ngasih paket komplet. Karakter suaranya yang balance warm dengan bass bertekstur, mid yang tebal tapi tetap natural, treble yang smooth, ditambah teknikalitasnya yang di atas rata-rata IEM di kelas harganya, bikin Pula Unicrom jadi pilihan menarik buat yang cari IEM all-rounder tanpa kompromi besar.
Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!