Kabel IEM Memangnya Bisa Merubah Suara? XINHS Sigma, XINHS Red Velvet, XINHS Moca & XINHS Black Pearl

Review XINHS Sigma, XINHS Red Velvet, XINHS Moca & XINHS Black Pearl

GUYS….. Mimin mau membahas sesuatu yang baru nih. Sejauh ini Mimin lebih sering ngebahas soal IEM (In Ear Monitor), tapi sekarang Mimin mau ngebahas soal kabelnya. Seru ga sih? Tanpa banyak bicara lagi, mari kita masuk ke pembahasannya yuk!

Kalian pasti taukan, kalau hampir semua IEM yang ada di pasaran sekarang kabelnya sudah detachable. Artinya, IEM-IEM tersebut bisa dilepas pasang kabelnya. Hal itu berfungsi untuk memudahkan orang-orang apabila ingin mengganti kabel bawaan dari suatu IEM. Soalnya tidak jarang ada IEM yang berkendala atau rusak pada kabelnya saja. Entah itu di bagian kabelnya, jack nya, ataupun bagian lainnya. Sedangkan driver dari IEM nya sendiri masih berfungsi dengan normal.

Dulu kebanyakan IEM masih memiliki kabel yang tidak bisa dilepas pasang (non-detachable). Apabila ada kerusakan pada kabelnya, maka hampir semua orang beranggapan kalau IEM tersebut sudah rusak total. Terkadang di beberapa tempat terdapat orang atau toko yang bisa memperbaiki kabel dari IEM nya saja atau bahkan suatu IEM secara keseluruhan. Namun tidak semua orang tau akan keberadaan toko atau orang yang ahli tentang hal tersebut. Kalaupun tau, tidak semua toko atau seorang yang ahli tersebut tinggal di tempat yang berdekatan dengan tempat kita berada. Oleh karena itu, produsen-produsen IEM sekarang sudah berinovasi untuk membuat IEM yang kabelnya sudah detachable.

IEM yang kabelnya bisa detachable memiliki keuntungan berupa kemudahan untuk mengganti-ganti kabelnya. Seseorang bisa mengganti kabel bisa disebabkan karena kabel dari suatu IEM nya sudah rusak, ingin mengganti tampilan kabelnya agar lebih menarik, dan bahkan beberapa orang ada yang beranggapan kalau mengganti (upgrade) kabel bisa memberikan peningkatan pada segi teknis dan juga sedikit perubahan tonal pada suatu IEM.

Oleh karena itu, Mimin sendiri mau coba untuk ngebuktiin, apakah kabel (analog) third party IEM bisa meningkatkan teknis atau sedikit merubah tonal dari suatu IEM. Sedikit disclaimer dulu. Pengetesan ini bukan bersifat ilmiah. Namun hanya berdasarkan apa yang didengarkan oleh telinga Mimin. Di pengetesan ini, Mimin mau pakai beberapa kabel baru dari Bass Audio. Diantaranya ada XINHS Sigma, XINHS Red Velvet, XINHS Moca, XINHS Black Pearl. Rentang harga dari kabel tersebut ada yang 300 ribuan, sampai 700 ribuan.

Agar pengetesannya ini lebih bisa dipercaya, Mimin menggunakan IEM 4 macam IEM dengan konfigurasi driver, tonal (arah suara), dan harga yang berbeda-beda. Untuk IEM budget sekaligus yang menggunakan konfigurasi driver paling simpel (single DD), Mimin akan menggunakan Kinera Wyvern Black Edition. Untuk IEM dengan konfigurasi 2 DD akan diwakilkan oleh Tangzu x HBB Xuan Nv. Ada juga IEM yang memiliki 3 jenis driver (tribrid) di harga 1 jutaan yang masih menjadi lawan dari Xuan NV, yaitu Simgot EW300. Dan satu IEM lagi yang masih menjadi obrolan di komunitas audio portable di harga under 3 jutaan, yaitu Crinear Daybreak.

Untuk semua kabel dan IEM tersebut akan Mimin pasangkan ke DAC yang sama, yaitu Hiby FC5. Agar hasilnya tidak bervariatif, eartips yang digunakan di setiap IEM nya tidak akan Mimin ganti.

Jujur, setelah pengetesan ini, Mimin sudah menulis pembahasan yang kepanjangan untuk 4 kabel dengan menggunakan 4 IEM tersebut. Total ada 6 halaman dengan ukuran font yang kecil dengan paragraf yang sedikit namun berkalimat yang panjang. Jadinya lebih panjang daripada tulisan Mimin soal Tangzu The King Wukong, wkwk. Jadi daripada kebanyakan tulisan, Mimin persingkat lagi menjadi poin-poin pentingnya saja ya, hehe.

1. XINHS Sigma Cable

 

Desain & Build

Warna kabelnya hitam glossy dengan 4 strands (bawah braided, atas twisted). Jack, pin cover, dan splitter berwarna silver. Kabel lumayan tebal tapi tetap lentur, ringan, dan mudah diatur. Bahan kabelnya tidak microphonic saat bergesekan dengan baju. Intinya nyaman dipakai.

Pengaruh Suara (berdasarkan pairing dengan beberapa IEM):

  • Kinera Wyvern Black Edition
    • Bass lebih dalam.
    • Lower mid lebih tebal & hadir.
    • Vokal lebih lepas & emosional.
    • Treble lebih airy.
    • Detail kecil (contoh: simbal) lebih muncul & natural.
    • Resolusi meningkat, soundstage meluas.
    • Imaging & separasi instrumen meningkat.
  • Simgot EW300
    • Suara lebih clean & sedikit bright.
    • Subbass tetap ada, bahkan lebih terasa.
    • Mid-bass berkurang.
    • Mid secara keseluruhan cenderung lebih tipis.
    • Treble lebih natural, timbre lebih baik, rasa metalik berkurang.
    • Separasi lebih jelas.
    • Clarity menjadi lebih bening.
    • Soundstage lebih lebar.
  • Crinear Daybreak
    • Suara lebih clean & sedikit bright. (mirip dengan EW300).
    • Mid-bass berkurang.
    • Vokal lebih tipis tapi terdengar lebih maju, lepas, dan bersih.
    • Treble lebih muncul (fokus di upper treble).
    • Clarity makin tinggi.
    • Imaging presisi, soundstage sedikit meluas, separasi makin jelas.
  • Tangzu x HBB Xuan Nv
    • Bass lebih dalam, tapi mid-bass berkurang.
    • Vokal lebih bersih & lepas, clarity meningkat.
    • Treble lebih hadir.
    • Soundstage lebih luas, imaging & separasi lebih presisi.

Kesimpulan
XINHS Sigma memberikan peningkatan teknikal yang konsisten: resolusi, clarity, soundstage, imaging, dan separasi lebih baik dibanding kabel bawaan IEM. Karakter umumnya condong ke lebih clean, airy, bright, dengan vokal yang lepas dan treble lebih hadir.

 

2. XINHS Red Velvet

 

Desain & Build

Kabel XINHS Red Velvet hadir dengan tampilan merah glossy yang elegan dan build yang mirip dengan XINHS Sigma, mulai dari jumlah strands, bagian bawah braided, atas twisted, ketebalan, bobot, hingga kelenturannya. Kabel ini juga tidak microphonic, serta tetap terasa lentur dan solid di tangan.

 

Pengaruh Suara (berdasarkan pairing dengan beberapa IEM):

  • Kinera Wyvern Black Edition
    • Tonal menjadi lebih balance dibandingkan kabel bawaan.
    • Bass (terutama mid-bass) menjadi lebih punchy, dengan subbass lebih dalam.
    • Lower mid & vokal laki-laki terasa lebih tebal dan berisi.
    • Upper mid & vokal perempuan tidak se-maju sebelumnya, sehingga vokal terdengar lebih natural.
    • Treble sedikit bertambah di upper treble, memberikan sensasi lebih airy.
    • Secara teknis, peningkatan paling terasa di imaging dan resolusi.
  • Simgot EW300
    • Karakter suara menjadi sedikit lebih warm dan smooth.
    • Mid-bass & kick drum terdengar lebih tegas dan ber-impact.
    • Mid & vokal laki-laki lebih berbobot, piano lebih jelas.
    • Simbal & treble secara keseluruhan terdengar lebih halus dan tidak semetalik waktu menggunakan kabel bawaannya.
    • Peningkatan teknis di dinamika, resolusi, soundstage yang lebih luas, serta timbre yang lebih natural.
    • Terdapat sedikit peningkatan juga di separasi & imaging-nya.
  • Crinear Daybreak
    • Memberikan tonal yang warm dengan subbass lebih dalam.
    • Vokal sedikit menebal.
    • Treble yang lebih smooth.
    • Soundstage terasa lebih luas, baik dari sisi lebar (width) maupun tinggi (height).
    • Dinamika juga terasa peningkatannya.
    • Cocok untuk yang suka karakter warm-natural dengan soundstage yang lebih lebar.
  • Tangzu x HBB Xuan Nv
    • Subbass & mid-bass meningkat, memberikan sensasi bass yang lebih gemuk dan dalam.
    • Vokal sedikit mundur dengan lower mid jadi lebih tebal dan berisi.
    • Instrumen piano & gitar bass terdengar lebih menonjol dan berbobot.
    • Treble terasa sedikit bertambah tapi, tetap smooth.
    • Secara teknis, peningkatan terasa di soundstage, separasi, imaging, resolusi, dan dinamika.

Kesimpulan
XINHS Red Velvet adalah kabel dengan karakter warm-balanced yang memberikan sentuhan natural, tebal, dan berisi pada hampir semua IEM. Kabel ini mampu menambah kehangatan di low-mid dan bass, dengan sedikit menambah ‘air‘ di treble, serta memperluas soundstage dan akurasi dari imaging. Cocok untuk kalian yang ingin membuat IEM terdengar lebih smooth, full-bodied, dan musikal tanpa kehilangan detail.

 

3. XINHS Moca

Desain & Build

Kabel XINHS Moca hadir dengan warna cokelat elegan dengan jumlah strands paling banyak daripada 3 kabel lainnya. Total ada 8 strands yang terbuat dari bahan Guhe Copper. Ukurannya paling tebal dan agak berat, tapi masih lentur dan tidak kaku. Seluruh kabelnya di-braided dari bawah sampai atas, dengan build premium pada jack, splitter, dan chin slider yang menurut Mimin terlihat lebih mewah dari seri sebelumnya.

Pengaruh Suara (berdasarkan pairing dengan beberapa IEM):

  • Kinera Wyvern Black Edition
    • Karakter suara menjadi sedikit lebih warm dengan mid yang lebih tebal.
    • Bass gitar & kick drum lebih terasa, dengan subbass lebih dalam.
    • Vokal perempuan tetap maju dan lebih lepas.
    • Treble terasa lebih hadir di area mid-treble.
    • Secara teknis, peningkatan terasa di soundstage yang lebih luas, serta dinamika, resolusi, imaging yang lebih tegas dan presisi, serta separasi juga membaik.
  • Simgot EW300
    • Kuantitas bass sedikit berkurang, tapi mid-bass dan subbass-nya menjadi lebih rapi, terkontrol dan terdifinisi.
    • Vokal terdengar lebih maju.
    • Treble menjadi lebih smooth, terutama di upper treble.
    • Timbre IEM nya terdengar lebih natural dan tidak semetalik saat menggunakan kabel bawaannya.
    • Peningkatan teknis paling terasa di clarity dan juga separasi yang membuat instrumen dan vokal terdengar lebih terpisah.
  • Crinear Daybreak
    • Punya campuran karakter suara dari Kinera Wyvern Black Edition & Simgot EW300
    • Bass sedikit bertambah, dengan subbass lebih dalam dan midbass lebih berisi.
    • Lower mid lebih tebal, sementara upper mid.
    • Treble tetap mirip, dengan sedikit tambahan di mid-treble yang membuat suara simbal lebih menonjol.
    • Peningkatan teknis paling terasa di soundstage (lebih luas & 3D), serta separasi & imaging yang lebih presisi.
    • Begitu juga dinamika dan resolusi yang sedikit membaik.
  • Tangzu x HBB Xuan Nv
    • Karakter masih warm-ish tapi, lebih bersih dan refined.
    • Subbass tetap dalam, namun mid-bass sedikit berkurang.
    • Lower mid lebih bersih, sementara upper mid agak mundur sehingga vokal terdengar lebih jernih tapi sedikit jauh.
    • Treble tetap smooth dengan mid-treble yang lebih jelas.
    • Secara teknis meningkat di separasi, imaging, soundstage, clarity, dan detail, yang membuat presentasi suara terasa lebih lapang dan presisi.

Kesimpulan
XINHS Moca adalah kabel dengan karakter natural, warm, dan berisi, serta sentuhan clarity dan separasi yang bagus. Kabel ini memberikan peningkatan di bagian soundstage, imaging, dan separasi, membuat suara terdengar lebih rapi, luas, dan presisi, tanpa mengubah tonal secara drastis. Cocok buat yang ingin meningkatkan teknikal IEM tanpa kehilangan karakter asli dan ingin nuansa musikal yang hangat, tapi tetap bersih dan jelas.

 

4. XINHS Black Pearl

Desain & Build

Kabel XINHS Black Pearl jadi yang paling unik di antara seri XINHS lainnya. Ia menggunakan dual-layer shielding berbahan benang katun, membuat tampilannya terlihat rapi, elegan, dan durable.
Terbuat dari single-crystal copper (4 strands), kabel ini terasa agak tebal dan sedikit kaku, dengan sedikit efek microphonic saat bergesekan dengan baju. Meskipun begitu, bobotnya tetap ringan dan build-nya terlihat premium, terutama di bagian jack, splitter, dan konektor pin yang mirip dengan seri Moca.

Pengaruh Suara (berdasarkan pairing dengan beberapa IEM):

  • Kinera Wyvern Black Edition
    • Tonal menjadi lebih balance dan rapi, dengan bass sedikit bertambah di mid dan subbass.
    • Mid bersih, vokal perempuan lebih lepas, sedangkan vokal laki-laki masih agak tipis.
    • Treble lebih hidup dan natural, dengan tekstur gitar dan simbal yang lebih realistis.
    • Peningkatan teknis terasa besar di detail, resolusi, clarity, soundstage, imaging, dan separasi.
    • Membuat Wyvern terdengar lebih ‘terbuka’ dan presisi dibandingkan dengan kabel bawaan.
  • Simgot EW300
    • Fokus bass berpindah dari mid-bass ke subbass, memberi kesan lebih bersih dan dalam.
    • Lower mid lebih jernih, upper mid lebih tipis sehingga vokal perempuan terasa lebih maju dan lepas.
    • Treble lebih smooth, namun lebih extend.
    • Timbre yang lebih natural.
    • Peningkatan terbesar di resolusi, detail, clarity, dan soundstage yang lebih luas.
    • Separasi dan imaging juga lumayan meningkat.
  • Crinear Daybreak
    • Suara terasa lebih detail, dinamik, dan beresolusi tinggi.
    • Mid bass sedikit berkurang, tapi tekstur subbass lebih jelas dan dalam.
    • Mid bersih tapi tipis, membuat vokal perempuan lebih maju sementara vokal laki-laki sedikit mundur.
    • Treble meningkat di lower treble sampai mid treble. Membuat gitar listrik dan simbal lebih jelas dan airy.
    • Peningkatan teknis paling terasa di detail, resolusi, clarity, dan separasi.
  • Tangzu x HBB Xuan Nv
    • Suara mirip Crinear Daybreak dengan bass sedikit berkurang di mid bass dan fokus ke subbass.
    • Mid lebih bersih, upper mid sedikit turun, tapi tetap punya vokal yang jernih dan tidak tipis.
    • Instrumen seperti violin dan gitar listrik terdengar lebih hidup dan realistis.
    • Treble lebih detail dan nyata, dengan lower treble sampai upper treble yang lebih ‘terbuka’ (open).
    • Peningkatan teknis terasa di detail, resolusi, separasi, dan soundstage.

Kesimpulan
XINHS Black Pearl adalah kabel dengan karakter clean, detail, dan sedikit bright, serta peningkatan teknikal yang paling menonjol. Kabel ini memberikan resolusi, detail, dan separasi terbaik di antara 3 kabel lainnya. Cocok buat yang suka suara yang terasa open, jernih, dan presisi tanpa menambah kolorasi yang berlebihan. Dengan tampilannya yang elegan dan konstruksi kuat, XINHS Black Pearl bukan cuma enak dilihat, tapi juga bikin performa IEM kamu naik kelas.

 

PENUTUP

Jadi dari percobaan yang Mimin lakukan di atas hasilnya ternyata upgrade kabel bukan cuma soal gaya. Karena setiap kabel (kali ini soal kabel XINHS) punya karakter dan efeknya sendiri. Mulai dari yang warm dan natural, sampai yang detail dan bright. Semua bisa bantu “naikin level” IEM kamu sesuai selera suara yang kamu cari. Dan buat kalian yang ingin melihat intinya aja, Mimin rangkumin lagi karakter suara dari kabel-kabel XINHS yang Mimin bahas di atas jadi seperti ini ya.

  • XINHS Sigma – Suara lebih clean, airy, bright, dan teknikalnya meningkat (resolusi, clarity, soundstage, imaging, separasi).
  • XINHS Red Velvet – Karakter warm-balanced, natural, dan tebal. Bikin suara lebih smooth, full-bodied, dan musikal.
  • XINHS Moca – Natural dan hangat tapi tetap clean. Peningkatan terasa di soundstage, imaging, dan separasi.
  • XINHS Black Pearl – Detail, jernih, dan bright. Peningkatan teknikalnya paling tinggi, plus tampilan paling elegan dan solid.

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!