KEFINE Klean SV: Bukan Recolor, Ini Upgrade Serius!

Review KEFINE Klean SV

Yahooo!!! Kalian pasti sudah pada tahu sama IEM KEFINE Klean-kan? IEM ini sekarang sudah punya penerusnya nih, namanya KEFINE Klean SV (Silver Version). Beberapa dari kalian pasti mengira kalau IEM ini merupakan IEM yang sama seperti seri sebelumnya bukan? Nyatanya KEFINE Klean SV ini memiliki suara yang lumayan berbeda loh. Kalau mau tau apa saja perbedaannya, yuk baca penjelannya di bawah ini!

 

PEMBUKA :
Kefine merupakan brand audio yang awalnya masuk Indonesia dengan IEM ber-driver planarnya, yaitu KEFINE Klanar. Selanjutnya mereka juga membuat lagi IEM lainnya dengan menggunakan konfigurasi driver yang berbeda-beda, seperti KEFINE Delci / KEFINE Delci AE untuk IEM 1 DD nya, dan juga KEFINE Quatio untuk IEM hybrid 2DD + 2 BA nya. Kebanyakan IEM tersebut dijual di kelas harga 1-2jutaan, namun KEFINE juga pernah membuat sebuah IEM yang harganya di bawah 1 jutaan. IEM tersebut juga pernah hype pada jamannya, yaitu KEFINE Klean.

Gambar KEFINE Klean SV

IEM budget tersebut sangat disukai orang-orang karena suaranya yang all-rounder. Sekarang IEM tersebut disempurnakan lagi oleh KEFINE. Bukan cuma recolor, tapi dia juga dengan banyak peningkatan. Mulai dari driver 10mm Dynamic Driver DLC generasi terbaru, suara yang lebih resolving, 3 macam tuning nozzle, dan juga opsi kabel yang lebih banyak. Dengan peningkatan tersebut, harga KEFINE Klean SV di marketplace Indonesia sekitar 900 ribuan.

 

PACKAGING :
Kalau dilihat dari box-nya, kurang lebih tampilan dan ukurannya masih sama seperti seri sebelumnya. Yang membedakan hanya di gambar dan juga nama dari IEM-nya. Di depannya terdapat nama dan gambar dari IEM-nya. Warna box luarnya didominasi dengan warna putih. Ukurannya masih terbilang kecil, tapi isinya banyak. Di dalamnya terdapat sepasang IEM-nya, kabel, 3 pasang eartips putih, 3 pasang eartips hitam, hardcase, dan juga 2 pasang filter yang berbeda-beda suaranya. IEM ini juga memiliki 3 varian kabel. Ada yang 3.5mm Single Ended, 4.4mm Balance, dan juga Type C with Mic. Pokoknya lengkap deh paket pembelian dari IEM ini.

Gambar Varian Kabel KEFINE Klean SV

 

DESAIN :
Desain dari IEM ini juga kurang lebih masih sama seperti seri sebelumnya, namun sesuai dengan namanya, housing dari IEM ini sekarang berwarna silver. Di kedua faceplate-nya terdapat tulisan “KEFINE” dan juga motif kotak-kotak seperti benang yang dibuat menjadi jahitan. Oh ya, hampir semua bagian housing-nya terbuat dari metal alloy yang solid. Belum lagi finishing dari keseluruhan housing-nya ini termasuk yang rapi banget. Tidak ada bagian yang kasar atau tajam dari permukaan housing IEM ini.

Gambar Desain KEFINE Klean SV

Sedangkan kabel bawaan yang digunakan oleh IEM ini terbuat dari bahan silver-plated copper, 2 strands. Kabelnya ini termasuk yang agak tipis, tapi padat dan solid. Biasanya beberapa kabel bawaan IEM yang tipis itu akan memiliki bekas lipatan apabila dilipat atau dibengkokan. Namun hal tersebut tidak ada di kabel bawaan dari KEFINE Klean SV ini. Menurut Mimin kabel yang seperti ini sudah jelas termasuk yang bagus karena lentur, gampang diatur, tidak mudah kusut, dan juga ringan saat dipakai. Bentuk dan bahan dari earhook-nya juga masih nyaman melingkari belakang daun telinga Mimin. Oh ya, kabel ini juga aman banget dari masalah microphonic apabila digoyangkan atau bergesekan dengan baju Mimin.

 

FITTING :
Mimin suka dan cocok dengan fitting dari IEM ini. Walaupun bahan dari housing-nya terbuat dari metal alloy, namun bobot dari housing-nya masih termasuk ringan saat digunakan di telinga Mimin. Ukurannya termasuk yang sedang menuju kecil dan juga pipih. Bagian shell-nya juga termasuk yang datar karena tidak terdapat finch atau sayap. Bentuk housing seperti ini seharusnya aman dipakai oleh kebanyakan bentuk telinga orang. Diameter dari mulut nozzle-nya juga tidak selebar KEFINE Klean OG. IEM ini sekarang memiliki diameter nozzle yang lebih normal, jadinya lebih mudah untuk menganti banyak eartips ke IEM ini. Semua itu membuat fitting dari IEM ini menjadi nyaman banget untuk digunakan dalam waktu yang agak lama.

 

DRIVABILITY :
IEM ini masih termasuk mudah untuk di-drive. Mimin biasa memakai IEM ini dengan kabel 4.4mm bawaannya yang dipasangkan ke DAC/AMP TimeEar BTE-9 di mode bluetooth-nya. Di low gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 7-9 dari 63 sudah terasa cukup kok. Oh ya, Mimin juga mencoba IEM ini dengan menggunakan kabel Type C bawaannya. Keluaran volumenya cukup tinggi loh. Mimin hanya bisa menggunakan IEM ini di volume 2 dari 100% di laptop yang biasa Mimin dengarkan, wkwk.

 

SUARA :
KEFINE Klean SV memiliki 3 macam nozzle, yaitu Silver, Gold, dan Black Nozzle. Ketiga nozzle tersebut memiliki perbedaan dalam menghasilkan suara. Menurut Mimin, nozzle silver memiliki suara yang paling balance, sedangkan nozzle gold memiliki suara yang balance bright, dan nozzle black memiliki suara yang balance warm. Di pembahasan suara di bawah, Mimin akan lebih menjelaskan tentang suara IEM ini saat menggunakan nozzle Silver karena suaranya yang paling balance. Kedua nozzle lainnya tetap akan Mimin sebutkan, namun sedikit-sedikit aja, OK.

Gambar Grafik Suara Ketiga Nozzle KEFINE Klean SV

BASS :
Menurut Mimin, IEM ini memiliki kuantitas bass yang pas. Bila dibandingkan dengan seri sebelumnya, bass dari KEFINE Klean SV ini menjadi sedikit berkurang. Untuk suara sub bass dan mid bass-nya juga terdengar lebih setara. Keduanya tidak terasa saling mendominasi. Suara rumble dari sub bass dan juga pukulan dari mid bass-nya bisa sama-sama terdengar. Contohnya saat Mimin coba dengarkan lagu “DAMIDAMI” dari HOYO-MiX, di awalnya terdapat suara tabuhan gendang yang terasa tegas pukulannya. Tekstur kulit gendangnya juga lumayan jelas di sini. Begitu pula dengan suara bass gitar di nada rendahnya. Getaran dari senarnya terasa banget sampai ke sub bass.

Hal itu juga yang menunjukan kalau kualitas bass dari IEM ini termasuk yang bagus banget buat di kelas harganya. Masih jarang IEM di kelas harga segini yang memiliki sub bass dan mid bass yang seimbang. Secara keseluruhan, bass yang dihasilkan dari IEM ini juga terasa berisi dan mantap bobotnya. Bukan bass yang lemas atau pillowy. Kontrol-nya juga bagus banget loh. Mimin tidak merasakan adanya bass yang bleeding ke mid-nya. Pokoknya presentasi bass seperti ini akan cocok untuk berbagai genre lagu.

Nah, kalau diganti dengan Black Nozzle, akan langsung terdengar tambahan di bagian bass-nya. Pukulan di mid bass, sensasi dalam dari sub bass, serta juga tekstur dan bobotnya menjadi lebih satisfying loh. Tetapi itu juga akan membuat suara dari mid-nya tidak sebersih saat menggunakan Silver nozzle. Sedangkan saat menggunakan Gold Nozzle, suara bass-nya terasa sedikit berkurang atau jadi yang paling kecil dibandingkan kedua nozzle lainnya. Rasanya membuat bass-nya menjadi lebih kecil dengan mid-nya yang lebih bersih juga, namun membuat bobot dari bass-nya menjadi lebih berkurang.

 

MID :
Bagian frekuensi mid dari IEM ini juga mengalami peningkatan yang signifikan. IEM ini memiliki suara vokal yang lebih bersih dan natural bila dibandingkan dengan seri sebelumnya. Posisi vokalnya juga menjadi lebih maju di sini. Suara vokal perempuan dan laki-laki nya juga menjadi lebih balance disini. Contohnya seperti di lagunya Masayuki Suzuki yang berjudul “GIRI GIRI”. Kedua vokalisnya terdengar jelas dan tidak saling menutupi. IEM ini juga memiliki vokal yang termasuk bening, lepas, dan masih memiliki bobot yang pas. Mimin juga tidak menemukan adanya masalah seperti shouty (vokal yang terlalu maju) ataupun suara sengau dari vokalnya.

Dan untuk suara dari alat musik instrumen seperti gitar, violin, dan piano dari IEM ini juga terdengar jelas dan natural. Posisinya masih termasuk setara dengan suara vokalnya. Bukan yang terasa sampai mundur sampai seperti IEM-IEM yang memiliki tuningan V-shape.

Suara frekuensi mid yang Mimin jelaskan di atas adalah saat Mimin menggunakan IEM-nya dengan nozzle silvernya. Apabila kalian masih merasa suara mid-nya kurang tebal, bisa langsung ganti nozzle-nya dengan nozzle Black. Dan apabila kalian masih merasa vokalnya masih kurang maju, bisa langsung coba ganti nozzle-nya ke Gold Nozzle-nya.

 

TREBLE :
Treble dari IEM ini memiliki kuantitas yang pas juga. Fokusnya lebih ke upper treble daripada mid treble dan lower treble-nya. Presentasi treble seperti ini jadinya akan memberikan micro detail dan juga sensasi airy tambahan. Hal itu juga yang menunjukan kalau IEM ini memiliki ekstensi treble yang bagus. Bukan treble yang roll off atau dark. Oh ya, mid treble dan juga lower treble yang dihasilkan dari IEM ini masih termasuk yang natural. Suara dari crash cymbal masih terasa pas attack-nya. Suara dari distorsi gitar juga masih terdengar garang disini.

Walaupun presentasi dari treble-nya bukan yang paling smooth, tapi Mimin tidak begitu merasa adanya treble yang kasar, harsh, atau tajam. Jadinya treble-nya disini masih termasuk yang minim dari masalah sibilance. Apabila kalian masih merasa kalau suara dari treble-nya masih kurang bright, bisa langsung ganti saja nozzle-nya dengan nozzle gold-nya. Dan apabila kalian lebih ingin mendengarkan suara treble yang lebih smooth, ganti saja nozzle-nya dengan nozzle black. Jadinya IEM ini terasa serbaguna banget kan, haha.

 

TEKNIS :
Teknikalitas dari IEM ini masih termasuk bagus untuk di kelas harganya. Bagian teknis yang terasa paling bagus adalah resolusi, imaging, clarity, note weight, dinamika, micro detail, dan juga kelengkapan frekuensi dari sub bass sampai ke upper treble-nya. Mimin paling suka dengan resolusi dari IEM ini. Rasanya seperti menggunakan IEM-IEM yang kelas harganya 1,5 jutaan. Mimin juga cukup gampang nge-pin point dari mana arah suara yang datang. Nada-nada yang dihasilkannya pun terdengar jelas dan berbobot. Dinamika suara dari nada yang rendah sampai yang tinggi pun terasa bagus. Sedangkan untuk segi separasi dan soundstage-nya juga masih termasuk OK untuk di kelas harganya. Soundtstage-nya terasa membulat, dengan widht (kanan-kiri), depth (depan-belakang), dan juga height (atas-bawah) yang masih setara, namun bukan yang paling terasa megah.

 

PENUTUP :
Secara keseluruhan, Kefine Klean SV bukan sekadar versi recolor, tapi merupakan sebuah penyempurnaan yang matang dari seri sebelumnya. Dengan driver 10mm DLC generasi baru dan sistem tiga nozzle yang fleksibel, IEM ini menawarkan karakter suara yang lebih resolving, bersih, dan teknikal tanpa kehilangan musikalitasnya. Bass terasa seimbang antara sub bass dan mid bass dengan kontrol yang rapi, mid terdengar natural dan maju tanpa shouty, sementara treble memiliki ekstensi yang baik dengan sensasi airy serta micro detail yang menonjol. Ditambah build metal alloy yang solid, kabel SPC berkualitas, serta paket penjualan yang lengkap, KEFINE Klean SV terasa seperti IEM kelas di atas 1 jutaan yang “turun harga” ke kisaran 900 ribuan.

Dengan fleksibilitas tuning dan performa teknikal yang kuat, KEFINE Klean SV cocok untuk pendengar yang mencari IEM all-rounder dengan clarity tinggi, resolusi matang, dan karakter yang bisa disesuaikan selera. Ia bukan IEM dengan karakter ekstrem, melainkan IEM serbaguna yang seimbang antara teknikal dan musikal, cocok untuk banyak genre dari pop, rock, sampai instrumental dan vocal-centric tracks.

Gambar Keseluruhan Kefine Klean SV

Cocok untuk:
– Pendengar yang mengutamakan resolusi, clarity, dan detail di kelas sub-1 juta.
– Pengguna yang ingin fleksibilitas tuning (balance, bright, atau warm) dalam satu IEM.
– Pecinta vokal yang ingin suara maju, bersih, natural tanpa shouty.
– Pengguna yang ingin bass seimbang, tight, dan terkontrol tanpa bleed.
– Pengguna yang mencari build solid metal dengan kenyamanan tinggi untuk pemakaian lama.

Kelebihan:
– Resolusi dan clarity sangat menonjol di kelas harganya.
– Tiga nozzle tuning yang benar-benar terasa bedanya.
– Bass seimbang dan terkontrol, tidak bleeding.
Mid natural, bersih, dan vokal terdengar maju dengan bobot pas.
Treble punya ekstensi bagus dan minim sibilance.
Build quality premium + paket penjualan lengkap.

Kekurangan:
Treble bukan tipe super smooth bila menggunakan nozzle Gold/Silver.
– Versi Silver tuning default (nozzle silver) mungkin terasa kurang “fun” bagi pencari bass besar.

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!