Tangzu Waner 2 Red Lion : Bass Bertambah, Kualitasnya Juga Bertambah

Review Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition

Widih, yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir di Bass Audio. IEM baru dari Tangzu dengan warna merah dan juga tuningan balance warm yang disukai oleh banyak orang, yaitu Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition. Mau tau semenarik apa IEM ini? Yuk, kita langsung masuk ke pembahasannya!

 

PEMBUKA :

Tangzu merupakan brand audio portable yang sudah dikenal di Indonesia. Mereka banyak dikenal karena seri IEM budget mereka, yaitu Waner series. Mulai dari Tangzu Waner S.G., Tangzu Waner Studio Edition, sampai sekarang Tangzu Waner 2. Seri Waner 2 juga memiliki beberapa varian, mulai dari Tangzu Waner 2 original, Tangzu Waner 2 Headphone Zone (Biru), Tangzu Waner 2 Emerald Jade Dragon Edition (Hijau), sampai sekarang yang terbaru yaitu Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition.

Gambar Tangzu Waner 2 Red Lion

Tangzu Waner 2 Red Lion ini merupakan seri terbaru dari seri Waner 2 yang datang dengan tuningan baru dan juga kelengkapan yang tidak kalah menarik dengan seri sebelumnya. IEM ini di-retuning secara khusus untuk menghadirkan bass yang lebih dalam dan lebih ber-impact, tanpa mengubah karakter suara utama dari Waner 2 yang balance dan musikal. Suara tersebut mengikuti karakter dari “Red Lion” yang powerful namun rapi.

Tangzu Waner 2 Red Lion ini menggunakan single dynamic driver 10mm berbahan PET (Polyethylene Terephthalate) yang telah disempurnakan. Driver ini juga dipadukan dengan sistem internal dan juga wiring baru yang meningkatkan kontrol dan impact bass-nya. Untuk harganya di marketplace Indonesia adalah 400 ribuan.

 

PACKAGING :

Packaging dari IEM ini sudah jelas niat banget. Ukurannya sama besarnya seperti Waner 2 Emerald Jade yang memberikan kesan mahal. Warna box-nya didominasi dengan warna merah. Di depannya terdapat seorang perempuan (Shangguan Wan’er) dengan awan merah di belakangnya yang berwujudkan Red Lion. Terdapat juga tulisan dari merek “Tangzu” dan juga tulisan yang menunjukan kalau di paket pembelian dari IEM ini akan mendapatkan eartips Tangzu Tang Sancai dan juga HE Sonic Eartips.

Gambar Kelengkapan Tangzu Waner 2 Red Lion

Bila dijelaskan, di dalam box-nya terdapat sepasang IEM, kabel, 3 pasang eartips Tang Sancai Balance, 3 pasang eartips Harmonic Empire Sonic, softcase karet berwarna merah, dan juga sebuah cleaning cloth dengan gambar yang sama seperti gambar di depan box-nya. Oh ya, untuk batch pertama, di dalam paket pembelian Tangzu Waner 2 Red Lion ini terdapat “Lucky Scratch”. Ada beberapa hadiah menarik loh, seperti eartips Tang Sancai, Tangzu Tian Peng, sampai grand prize-nya Tangzu The King Wukong. Ajib banget ga tuh. Lalu di samping box-nya juga terdapat petunjuk varian kabelnya. Ada varian kabel 3.5mm non-mic, 3.5mm with Mic, ada juga kabel type C with Mic.

 

DESAIN :

Mimin suka sekali dengan desain dari IEM ini. Walaupun bentuk keseluruhan housing-nya masih sama seperti seri Waner 2 lainnya, namun IEM ini memiliki warna dan juga motif faceplate yang berbeda. Sama seperti namanya, housing dari IEM memiliki warna merah dengan bahan shell-nya yang tembus pandang. Jadinya kita bisa melihat langsung isi dari IEM-nya dengan mata telanjang. Di faceplate nya terdapat relief atau tonjolan yang berbentuk kepala Red Lion-nya yang memberikan kesan unik, garang, dan spesial. Bahan dari IEM ini terbuat dari plastik yang lumayan kokoh. Finishing-nya juga terasa lebih rapi daripada seri sebelumnya loh, karena di permukaan housing-nya sama sekali tidak terdapat bagian yang kasar. Peningkatan yang sangat baik dari Tangzu.

Gambar Desain Tangzu Waner 2 Red Lion

Kabel dari IEM ini memiliki bentuk yang sama, namun dengan warna yang berbeda. Kurang lebih tampilannya sama seperti kabel Waner 2 original yang berwarna hitam ataupun kabel Waner 2 Jade Dragon, tapi kali ini Waner 2 Red Lion memiliki kabel yang berwarna merah. Kabel ini juga ternyata lebih tebal daripada seri sebelumnya. Permukaan kabelnya terasa seperti karet dengan bahan di dalamnya, yaitu silver-plated OFC (Oxygen-Free Copper) dengan panjang 1,2 meter, konektor 2 pin, dan juga jack 3,5mm (ada juga varian kabel type C). Kabel Waner 2 Red Lion juga ada yang tidak ber-mic, ada juga yang memiliki mic. Kabel ini juga tidak mudah untuk kusut, namun sedikit sulit untuk diatur. Menurut Mimin, kabel bawaan dari IEM ini termasuk bagus untuk di kelas harganya, karena tidak terlalu tipis, ringan, dan elastis.

 

FITTING :

Soal fitting dari IEM ini, untuk telinga Mimin masih termasuk nyaman. Bentuknya masih termasuk aman untuk kebanyakan telinga orang. Tidak terdapat finch/sayap di bagian shell-nya. Ukuran nozzle-nya juga masih termasuk normal. Mimin bisa mengganti banyak eartips dengan mudah ke IEM ini. Namun nozzle-nya ini masih tergolong pendek. Jadi mungkin akan menjadi masalah untuk beberapa orang yang ingin menggunakan IEM ini secara deep fit. Untungnya, di dalam paket pembelian IEM ini masih terdapat eartips Tang Sancai Balance yang memiliki bentuk yang agak panjang. Jadinya masalah tersebut seharusnya bisa langsung teratasi.

Mimin sendiri lebih suka menggunakan eartips HE Sonic, karena terasa lebih kedap tanpa harus menggunakan IEM-nya secara deep fit banget. Bentuk earhook dari kabelnya juga masih pas mengelilingi belakang daun telinga Mimin. Jadinya Mimin bisa menggunakan IEM ini berlama-lama tanpa masalah besar dari fitting-nya.

 

DRIVABILITY :

IEM ini masih termasuk mudah untuk di-drive. Mimin biasa memakai IEM ini dengan kabel bawaannya yang dipasangkan ke DAC/AMP TimeEar BTE-9 di mode bluetooth-nya. Di low gain, untuk Mimin yang low volume listener (orang yang suka mendengarkan IEM di volume yang lebih rendah daripada kebanyakan orang), volume 6-8 dari 63 sudah terasa cukup kok. 

 

SUARA :

Menurut Mimin, Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition ini merupakan seri Waner 2 yang memiliki suara yang paling balance. Tangzu Waner 2 sebelumnya memiliki suara yang lebih dominan di area upper mid contohnya seperti suara vokal perempuan. Suara seperti itu membuat vokal nada tinggi menjadi terdengar lebih maju dan bening, namun hal tersebut sedikit kurang diseimbangi oleh suara dari bass-nya untuk beberapa orang. Feedback tersebut yang akhirnya membuat Tangzu merilis IEM ini. Walaupun bass-nya bertambah, tapi sama sekali tidak membuat IEM ini menjadi IEM basshead. Bass nya masih terkontrol, dengan mid dan juga treble yang masih mirip dengan Waner 2 sebelumnya.

Grafik Suara Tangzu Waner 2 Red Lion

BASS :

Bass yang dihasilkan oleh Tangzu Waner 2 Red Lion ini merupakan yang paling besar bila dibandingkan dengan seri sebelumnya. Pukulan dari mid bass-nya kurang lebih masih terdengar sama, namun di Waner 2 Red Lion ini akhirnya bisa memberikan kesan dalam dan rumble yang lebih mantap. Suara gemuruh dari sub bass-nya terasa lebih memuaskan. 

Saat Mimin mendengarkan lagu nya Giga yang berjudul “Dear”, suara bass-nya bisa terasa memukul dan dalam secara bersamaan. Bass-nya terasa berisi dan ber-impact. Tekstur dari bass-nya juga masih terasa di sini. Sama sekali bukan bass yang pillowy atau lembek. Kontrol dari bass-nya juga masih bagus. Mimin tidak begitu merasakan adanya suara bass yang bleading ke mid-nya. Pokoknya bass dari IEM ini merupakan upgrade yang paling berasa mantap.

 

MID :

Suara mid dari Tangzu Waner 2 Red Lion ini sedikit berbeda daripada seri sebelumnya. Suara vokal perempuan sekarang terdengar lebih seimbang dengan vokal laki-lakinya. Jadinya tidak ada suara vokal yang lebih mendominasi. Posisinya juga pas di tengah. Tidak terlalu maju, tidak juga terlalu mundur. Sama seperti seri sebelumnya, suara vokal perempuan masih terdengar bersih dan lepas. Emosi yang disampaikan oleh penyanyinya masih terdengar apa adanya tanpa ada yang menahannya.

Suara vokal laki-laki juga masih terdengar berisi dan berbobot. Hal itu bisa didengar seperti lagunya HOYO-MiX yang berjudul “Regression”. Saat penyanyinya menggunakan suara rendahnya, suara vokalnya sama sekali tidak terasa tipis. Oh ya, vokal yang dihasilkan dari IEM ini juga aman sekali dari shouty (vokal yang terlalu maju seperti diteriaki). Selain itu, suara dari alat musik instrumen juga masih terdengar natural di sini. Posisinya terdengar sejajar dengan penyanyinya.

 

TREBLE :

Tangzu Waner 2 merupakan salah satu IEM yang memiliki treble yang paling eksten di kelas harganya. Hal itu juga masih dimiliki oleh IEM Waner 2 Red Lion ini. Suara dari lower treble sampai ke upper treble-nya terdengar seimbang. Contohnya suara seperti distorsi gitarnya masih cukup menggigit. Begitu juga dengan suara crash simbal-nya masih memiliki attack yang natural. Bukan yang kekurangan sampai terdengar mendem ataupun berlebihan sampai terdengar metalik. Suara treble-nya juga masih terdengar airy sampai ke upper treble-nya. Semua hal itu juga masih bisa dipresentasikan dengan baik oleh IEM ini karena balancing dari bass-nya. Mimin sama sekali tidak begitu merasakan adanya sibilance atau treble yang terlalu menyerang di sini. Pokoknya suara treble dari ini Mimin approve banget deh.

 

TEKNIS :

Teknikalitas dari IEM ini juga sangat bagus untuk di kelas harganya. Mimin merasa kalau Tangzu Waner 2 Red Lion ini memiliki peningkatan yang signifikan di bagian soundstage-nya. Presentasi soundstage dari seri Waner 2 sebelumnya itu memiliki bentuk yang agak membulat, sedangkan Waner 2 Red Lion ini bentuknya agak melonjong. Suara kanan-kirinya terasa menjadi lebih lebar daripada seri sebelumnya. Tapi, hal tersebut tidak membuat suara depan-belakang dan atas-bawahnya menjadi berkurang. Selain itu, detail, clarity dan resolusinya juga masih dijaga di sini. Bass-nya yang bertambah ini tidak membuat kualitas teknis tersebut menjadi berkurang. Imaging dari IEM ini juga sudah termasuk bagus untuk di harganya. Secara keseluruhan, mantap banget deh teknikalitas dari IEM ini.

 

PENUTUP :

Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition hadir sebagai jawaban dari feedback pengguna Waner 2 sebelumnya, dengan membawa tuning bass yang lebih dalam dan ber-impact tanpa merusak karakter balance dan musikal yang sudah menjadi ciri khas seri ini. Dengan driver yang disempurnakan, Red Lion mampu menyuguhkan bass yang lebih berisi dan rumble yang lebih terasa, namun tetap rapi dan terkontrol. Mid tetap natural dan seimbang antara vokal perempuan dan laki-laki, sementara treble-nya masih terasa ekstensif, airy, dan aman dari sibilance. Secara keseluruhan, Red Lion memberikan rasa “lebih lengkap” dibanding Waner 2 generasi sebelumnya.

Tidak hanya soal suara, Tangzu juga memberikan hal lebih pada sisi desain, finishing, dan kelengkapan. Housing transparan merah dengan relief Red Lion memberi identitas visual yang kuat. Paket eartips Tang Sancai Balance dan HE Sonic nya juga membuat IEM ini siap dipakai. Dengan drivability yang mudah, teknikalitas yang solid di kelasnya, serta soundstage yang terasa lebih lebar, Tangzu Waner 2 Red Lion Bass Edition menjadi salah satu IEM balance warm paling menarik di kisaran harga 400 ribuan.

Gambar Bentuk Housing Tangzu Waner 2 Red Lion

Cocok untuk siapa?

  • Pendengar yang menyukai suara balance dengan bass yang terasa dalam dan ber-impact.
  • Penggemar vokal perempuan dan laki-laki yang terdengar balance, natural, dan tidak shouty.
  • Pendengar yang ingin IEM harian musikal tanpa karakter ekstrem.
  • Pengguna pemula sampai menengah yang mencari IEM aman tanpa perlu banyak pairing ribet.

 

Kelebihan

  • Bass lebih dalam, berisi, dan terasa upgrade signifikan dibanding Waner 2 sebelumnya.
  • Mid yang seimbang, vokal natural, tidak shouty.
  • Treble yang ekstens, airy, dan minim sibilance.
  • Soundstage lebih lebar dan sektor teknikalitas lainnya solid di kelas harga.
  • Desain unik, finishing rapi, dan kelengkapan paket sangat niat.
  • Mudah untuk di-drive.

 

Kekurangan

  • Nozzle tergolong pendek, kurang ideal untuk beberapa user yang suka deep fit.
  • Kuantitas bass bukan untuk basshead.

Segitu aja yang bisa Mimin jelasin ya. Terima kasih buat temen-temen yang sudah baca. Kalau ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung tulis saja di kolom komentar. Sampai ketemu lagi di review selanjutnya. Cheers!