Yongse Black Sea: Kabel Budget Benar-Benar Terasa Peningkatannya

Review Yongse Black Sea

Guys guys guys! Kalian wajib cobain kabel ini. Suaranya istimewa banget untuk sebuah kabel dengan harga yang terjangkau. Nama kabelnya adalah Yongse Black Sea. Tanpa panjang lebar lagi, yuk kita langsung masuk ke pembahasannya!

 

PEMBUKA :
Yongse Black Sea merupakan salah satu kabel budget yang spesial banget dari Yongse. Dengan harganya yang di bawah 400k, kabel ini ternyata bisa banget memberikan peningkatan yang signifikan, mau itu dari suara maupun tampilan dari IEM kita juga, wkwk.

 

BUILD & DESIGN :

Gambar Detail Kabel Yongse Black Sea

Kabel Yongse Black Sea memiliki tampilan seperti kabel-kabel custom. Soalnya di bagian bawah dari kabel ini diberikan sleeve berwarna hitam. Kabel ini dibuat secara Litz Coaxial yang terdiri dari SPC + OCC + Graphene. Warna kabelnya abu-abu kecokelatan, dengan panjang kurang lebih 1,2m. Walaupun diberi sleeve yang biasanya membuat kabelnya menjadi kaku, namun kabel ini masih sangat nyaman untuk digunakan. Nyatanya kabel ini masih terasa ringan, mudah diatur, dan juga tidak microphonic. Oh ya, kalau diperhatikan lebih dekat, housing dari jack, splitter, chin slider, dan juga pinnya memiliki tekstur seperti serat kayu gitu loh. Ajib banget kan?

 

SUARA :
Buat pengetesan suaranya, Mimin akan memasangkan kabel ini dengan IEM Crinear Daybreak. DAC yang digunakannya adalah Crinear Protocol Max. Berikut ini impresi suara saat IEM tersebut dipasangkan dengan kabel Yongse Black Sea ini:

Gambar Yongse Black Sea dan Crinear Daybreak

Saat Mimin mencoba kabel ini ke Crinear Daybreak, terdapat beberapa peningkatan yang signifikan, diantaranya: Imaging-nya yang makin presisi. Separasi antar suara yang muncul menjadi terasa lebih terpisah-pisah. Soundstage-nya juga terasa menjadi lebih meluas. Selain itu, Crinear Daybreak juga terasa lebih memiliki detail yang lebih jelas. Dinamika dan juga clarity yang dihasilkannya juga menjadi lebih baik. Begitu juga suara background yang dihasilkannya menjadi lebih bersih. Jarang sekali kabel di kelas harga segini yang bisa langsung memberikan peningkatan yang berasa hanya dengan sekali mendengarkannya.

Suara dari mid bass terasa lebih fokus, jelas dan mantap. Suara dari tabuhan gendang di sekitar mid bass ke lower mid nya juga menjadi lebih terasa bertekstur dan juga tight. Sedangkan suara dari sub bass-nya kurang lebih masih sama seperti kabel bawaannya. Tidak terdapat penambahan ataupun pengurangan kuantitas sub bass-nya.

Suara dari vokal perempuan juga menjadi lebih maju dan lepas emosinya saat menggunakan kabel ini. Bagusnya lagi, suara vokal tersebut malah lebih memiliki bobot yang pas. Suara vokal di nada rendah seperti suara laki-laki yang berat pun masih tetap berasa berisi. Jadinya bukan yang bikin suara dari keseluruhan frekuensi mid-nya menjadi tipis.

Suara dari frekuensi treble-nya juga terasa masih natural apa adanya. Terdapat sedikit sekali penambahan di keseluruhan frekuensi treble-nya di sini. Suara dari simbal crash-nya terasa memiliki attack yang lebih jelas. Ekstensi ke upper treble-nya juga menjadi lebih terdengar disini. Jadinya makin memberikan sensasi airy yang mantap. Semuanya dibuat tanpa membuat treble-nya menjadi agresif. Pokoknya gokil banget deh suaranya.

 

PENUTUP :
Secara keseluruhan, Yongse Black Sea adalah salah satu kabel budget yang sangat impresif di kelas harganya. Dengan peningkatan yang langsung terasa pada imaging yang lebih presisi, separasi yang makin rapi, soundstage yang lebih luas, serta detail dan clarity yang meningkat signifikan, kabel ini sukses mengangkat performa Crinear Daybreak ke level yang lebih matang tanpa mengubah karakter dasarnya secara ekstrem. Mid bass terasa lebih fokus dan tight, vokal menjadi lebih maju dan berbobot, serta treble mendapatkan sentuhan ekstra attack dan airy tanpa menjadi agresif. Dengan build yang nyaman, ringan, dan minim microphonic, Black Sea bukan cuma upgrade kosmetik, tapi benar-benar upgrade performa yang nyata di bawah 400 ribuan.

 

Kabel ini cocok untuk:

  • Pengguna IEM yang ingin peningkatan teknikal (imaging, separasi, soundstage) tanpa mengubah tonal secara drastis.
  • Pemilik IEM dengan karakter bass agak banyak yang ingin mid bass lebih tight dan terkontrol.
  • Pecinta vokal yang ingin vokal lebih maju, lepas, tapi tetap berbobot.
  • Pengguna yang ingin tambahan detail & airy di treble tanpa rasa tajam atau sibilant.